09 September 2009

my LOVE life -part III-

dia adalah rekan saya, sangat tidak saya sangka, bahkan anda sekalipun (yang mengenal saya). kisah cinta saya dengannya adalah sebuah cerita yang sangat complicated dan salah. berawal dari bergabungnya saya menjadi divisi tata tertib. semula semua berjalan dengan sangat lancar, saya hanya sebatas mengetahui namanya, hanya namanya, bahkan sayapun baru mengenalnya melalui divisi ini meski kita telah bersama dalam satu kampus selama kurang lebih 2 tahun. jika dia mengetahuinya, mungkin dia akan sangat tidak terima, tapi saya tidak peduli, toh dia juga tidak pernah mempedulikan saya. haahhaa :))
jujur saja, sebelum dia mendekati saya, saya memang pernah (sesaat) diam-diam mengaguminya. ketika divisi tatib sedang melakukan acara latian fisik bersama disabuga, ya TUHAN, dia terlihat sangat menarik dimata saya, sangat megagumkan --menurut saya--.
awal terjadinya interaksi lebih dekat antara saya dan dia adalah ketika saya bermaksud menanyakan tentang urusan tatib melalui sms, dan GREAT, dia merespon dengan sangat menyenangkan, sangat MENGGODA. dan saya terjebak dalam kesenangan itu. saya rasa saya bukan perempuan bodoh --setidaknya tidak terlalu bodoh--, dalam menyikapi apa yang dia lakukan pada saya. saya mulai mencari tahu tentang dia melalui berbagai cara kecuali bertanya pada sesama anggota tatib, saya tidak mau terlalu GR sebelum saya dapat kepastian. dan sialnya, saya mendapat informasi bahwa dia sudah memiliki kekasih dan cantik. tapi saya tidak menghiraukannya, karena saya merasa hubungan saya dan dia hanya sebatas pertemanan.
pernah suatu saat, dia mengajak saya keluar dimalam hari , hampir tengah malam, dan bodohnya, saya menerima ajakan itu dengan sangat terbuka, sangat bahagia. kita sepakat untuk bertemu didepan minimarket dijalan gerlong, sangat rumit sekali hanya untuk sekedar bertemu berdua, dia tidak ingin apa yang kita lakukan diketahui oleh orang lain, hal itulah yang membuat saya percaya bahwa dia memang sudah memiliki kekasih karena sebelumnya dia selalu menyangkal. dia mengatakan pada saya bahwa perempuan itu hanyalah TEMAN --dasar laki-laki--. keluar dengannya pada saat itu membuat saya terlelap dan melupakan pikiran-pikiran saya tentang hasby (mantan yang sudah saya ceritakan dalam posting sebelumnya), yang tidak bisa orang lain lakukan. bersama dengannya membuat saya tenang dan melupakan segala masalah dan beban yang ada. entah apa yang membuatnya begitu SPESIAL dan BERBEDA.
kesalahan dan dosa yang makin lama makin banyak, membuat saya menolak untuk memiliki status dengannya, selain karena agama kita yang berbeda, yaapp dia kristen, dan hingga kapanpun kita tak akan pernah bisa bersama. ketika saya begitu mencintai dia, ketika itu pula dia meninggalkan saya dengan mudahnya. dia meninggalkan saya dengan cara yang begitu menyakitkan, sangat menyakitkan.
keberadaan saya tidak pernah dianggap olehnya, ketika kita bertemu dikampus atau dimanapun, dia tidak pernah menegur saya bahkan untuk melihat saya, dia sudah merasa jijik.sangat menyakitkan.
dia selalu menuntut saya untuk selalu memahami posisi dia dengan segala kehidupannya, tapi sedikitpun dia tidak bisa memahami saya, bahkan untuk sekedar menjaga perasaan saya. saya selalu mencoba kembali mennjaga silaturahmi antara saya dan dia, tapi dia mengabaikan semua itu dan selalu berpikiran negatif terhadap segala yang sudah saya lakukan. memuakkan sekali diperlakukan demikian.
pernah suatu saat dia marah pada saya, karena saya berteman dengan kekasihnya melalui facebook. heeii pada saat itu saya tidak tahu jika perempuan itu adalah kekasihnya, bukan salah saya, karena dia tidak pernah memberitahu saya nama lengkap kekasihnya. dia hanya menyebutkan ageth. mana saya tahu. dia meminta ijin pada saya untuk meremove nama saya dari friendlist kekasihnya. tanpa pikir panjang dan membuang-buang waktu, saya yang mengambil tindakan untuk menghapun nama kekasihnya dari friendlist saya, toh saya tidak merasa dirugikan dengan tidak berteman dengan kekasihnya. beberapa hari seteleah itu, kekasihnya kembali mengajak saya berteman (lewat fb tentunya), dan okay, saya mengiyakan, meskipun pada akhirnya dia yang menghapus lagi nama saya. huuufftt sangat aneh.
apapun yang sudah pernah dia lakukan pada saya, sangat sangat bahagia pernah mengenal dan dekat dengannya.
sangat bahagia.
maaf untuk teman-teman saya yang pernah sangat kerepotan menemani saya disaat dia pergi.
maaf untuk kamu karena saya pernah masuk dan mengganggu kehidupanmu.
:)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

thank you for coming reader |read my older posts please | nhaz montana