11 September 2014

SEMPURNA


Selama ini dirimu adalah wujud paling ideal dari lelaki yang kudambakan, 
dan aku tak pernah berhenti berharap akan restu Tuhan pada bersatunya kita. 

Iya, akhirnya kita dipertemukan lagi, 
tentu dalam putar balik kehidupan dan banyak perubahan, 
aku menemukan diriku menjadi begitu keji 
karena menilaimu memiliki banyak kekurangan di sana-sini. 

Aku memandangmu terlalu angkuh, 
Terlalu sembarangan memperlakukan orang lain,
Banyak menuntut,
Dan pengkhianat yang mempesona.

Kemudian waktu dan situasi memaksaku menentukan sikap, 
yap! Aku mencoba menjadi sosok yang perlahan mampu beradaptasi dengan kekuranganmu.

Aku belajar menjadi angkuh agar tak luka saat menerima keangkuhanmu,
Belajar memperlakukanmu dengan sembarang agar tak terkejut saat kamu berlaku demikian padaku,
Belajar tak menuntut ini itu agar kamupun tak berhak menuntut ini itu dariku,
Dan belajar berpaling pada yang lain agar lukaku kelak tak parah ketika kamu khianati. 

Begitulah aku mempelajari cara mengatasi kekuranganmu dan menjadikanmu SEMPURNA di mataku.

Apabila kelak Tuhan merestui bersatunya kita menjadi sepasang pengantin, 
semoga itu ketika aku sudah memandangmu sempurna, 
pun semoga aku nampak begitu sempurna untukmu dan keluargamu. 
Dan semoga kita adalah pasangan yang hanya akan dipisahkan oleh kematian. 



2 komentar:

  1. bacaaa ini... terdiam dan mikir :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hasil pemikirannya dituangkan ke blog juga dong biar aku bisa memahami #tsaaah

      Hapus

thank you for coming reader |read my older posts please | nhaz montana