04 Januari 2021

Resolusi 2021

 


 

 

WUOOOOWWW LEWAT LOH 2020 ๐Ÿ‘

 

Hamdalah dulu yuk yang kenceng yang mantep.

ALHAMDULILLAAAHH

Tahun yang mengajarkan banyak sekali pelajaran hidup. Sempat dikhianati, ditusuk dari belakang, dicintai dengan pura-pura, saling mencintai namun situasinya serba salah, isolasi mandiri dua bulan sekeluarga, meraih banyak sekali mimpi dan target di pekerjaan dan kehidupan secara keseluruhan, belajar bergerak dalam senyap, berhasil menyaring orang-orang di sekitaran yang tidak layak, menjalani kehidupan dengan lebih berani dan berserah. 

Pokoknya 2020, AAHH MANTAP. ๐Ÿ‘

 

Assalamualaikum 2021.

Resolusinya apa?

TETAP SEHAT,  WARAS LAHIR BATIN JIWA RAGA SEKELUARGA ๐Ÿ’ž

NIKAAAAH SIIH NIKAAAAAH ๐Ÿ‘ซ

KAYA RAYA CUAN BERLIMPAH RUAH ๐Ÿ’ฐ๐Ÿ’ฐ๐Ÿ’ฐ๐Ÿ’ฐ๐Ÿ’ฐ๐Ÿ’ฐ

Dah gitu aja.

 

Semoga kita semua selalu dikelilingi energi positif, dikelilingi orang-orang baik dan tulus, terkabulkan semua doa dan harapan.

 

AAMIIN~~~

 

12 Desember 2020

I Don't Know





12.12.2020

 

“jadi dia beneran cinta sama kamu ya?”
“i don’t know.”

“kok ngga tahu?”

“ya emang ngga tahu.”
“yak kan dia menghubungi kamu setiap hari, perhatian ke kamu, dengerin kamu, kasih apa yang kamu mau, bersedia bantuin kamu saat kamu butuh. bahkan sudah kepikiran ngajak serius gitu. masa ngga cinta namanya?”

“ya emang ngga tahu, ini yang agak aku khawatirkan dari semua patah hati selama ini, aku jadi ngga ngerti mana yang cinta mana yang nggak. yang terakhir juga kan seintens itu ngehubunginnya, tapi toh ternyata ya bukan cinta kan.”
“trus sampai kapan kamu sama dia jalan kayak gini terus?”

“sampai kami lelah mungkin ya.”

“dia ngga akan lelah. dia akan pertahanin kamu sih menurutku. he’s a good keeper.”
“i don’t know.”

“kalau dia beneran minta kamu ke orangtua kamu gimana?”
“i don’t know.”

“kamu tuh don’t know aja semua.”
“ya emang gitu.”

“tapi kamu cinta ngga sama dia?”

“sangat.”

“hati-hati ya.”
“iya.”

 

--

 

 

 

04 November 2020

18 Tahun

 



Datang bertubi-tubi dan silih berganti.

Tapi kali ini memberanikan diri berhenti sejenak pada yang berbeda.

 

Menjalani hubungan dengan yang 18 tahun lebih tua bukanlah hal yang mudah.

Namun tidak sukar juga.

 

Kami mengawali kisah dari transaksi bisnis,

Tak perlu dijelaskan apa jenis bisnisnya.

 

Berikutnya janji temu sekali yang berujung pada kedua kali dan seterusnya.

Ia memanjakan saya sejak pertemuan pertama.

Ah salah, malam pertama bukan pertemuan pertama.

 

“Seperti yang saya bilang, saya suka keterbukaan dan terus terang. Nah, menjalani dengan Anda, saya akan menghadapi risiko yang sangat besar. Dan Anda, zero risk, i give you no risk, Sir. Jika harus mengiyakan permintaan Anda; memberikan cinta, perhatian, dan kasih sayang adalah hal mudah bagi saya. Saya yakinkan Anda tidak akan kekurangan sedikit pun. Dan seperti segala jenis hubungan, bagi saya harus saling menguntungkan. Mutually Beneficial is a must. Jadi, apa keuntungan yang saya dapat dari ini semua?”

“Kamu mau apa?”
“Cinta dan uang.”

“Ok. Gimme your bank account.”

 

--

 

Demikian berikutnya perlahan saya merasakan sebaik-baiknya kepuasan.

Saling memberi dan menerima.

 

Dia tidak kekurangan,

Demikian pula saya berkelimpahan.

Berlimpah cinta, perhatian, kasih sayang, dan materi.

 

GOD, this is so good. 

 


 

--










---

 

"Do you tell your friends about us?"
"why?"

"just asking."
"nope."

"good, Honey. you're the best."

"mereka cuma perlu tahu saya sedang bahagia."

thank you for coming reader |read my older posts please | nhaz montana